23 Maret 2011

Firefox 4, Si 'Rubah Api'Tampil Lebih Modis

Share Akhirnya yang dinanti fans
Firefox datang juga. Browser
Mozilla Firefox, kini telah
mencapai generasi 4 final.
Nah, si 'rubah api' kini tampil
lebih modis dengan 'kaki- kaki' yang lebih kendang
berlari. Dalam perang browser ini,
nampaknya Firefox berusaha
untuk membuat tampilan
browsernya menjadi lebih
simpel dengan mengikuti
selera pasar saat ini. Namun untuk urusan simpel, detikINET masih menilai Google Chrome lah
pemenangnya. Tampil Lebih Modis Berbeda dengan versi 3.6,
Firefox 4 memiliki bentuk
tab yang mirip dengan
Chrome yang lebih modis dan
tidak terasa sesak. Bedanya,
tab milik Firefox terlihat transparan. Sementara untuk
tombol menunya, sekilas
browser ini mirip dengan
Opera 10.6, dengan nama
browser yang menonjol di
kiri atas. Dengan tampilan baru ini
halaman Firefox terasa lebih
lega. Apalagi jika pengguna
memanfaatkan persona yang
sesuai. Yang mungkin membuat
pengguna baru sedikit
bingung, mungkin tampilan
menunya yang kini
berpindah tempat. Pengguna
tak lagi menemukan barisan menu yang ada di sisi atas.
Sebagai gantinya, Firefox 4
hadir dengan satu menu
berwarna orange bertuliskan
Firefox. Saat di klik, dibawahnya
muncul menu seperti: news
windows, options, history
dan sebagainya. Firefox 4
pun memiliki kolom
bookmark baru yang terletak di sisi kanan kolom
search. Menu ini memberi
kemudahan kepada
pengguna saat ingin
melakukan bookmark
dengan satu kali klik saja. Firefox 4 kini memiliki add-
on manager yang
terintegerasi dengan
browser. Saat pengguna
mengklik add-on, tampilan
langsung diarahkan ke tab browser baru.
Hmmm..sedikit tak asing ya?
Sepertinya Firefox kembali
'mencontek' model
extensions serupa milik
Google Chrome. Performa Si Rubah Api
Generasi 4 Firefox 4 adalah Firefox
tercepat yang detikINET pernah rasakan. Mozilla
mengklaim browser ini lebih
kencang antara 2-7 kali versi
terdahulu. Perubahan besar yang
diusung adalah penambahan
performa JavaScript engine
yang membuat kecepatan
loading halaman awal lebih
terasa. Layaknya sang kompetitor
IE9, Firefox pun mendukung
teknologi web masa kini
seperti HTML5. Pengguna pun
bisa melihat demo Firefox 4
terhadap HTML5 pada link berikut . Untuk performa HTML5
sendiri, sepertinya browser
ini tak menemui masalah.
Saat dites detikINET menggunakan situs http:// hakim.se/experiments/ , beberapa tes beragam jenis
canvas berjalan cukup
smooth dan tidak patah-
patah. Begitu pula dengan
kelengkapan CSS3. Semua
telah ada pada Firefox 4 Dengan segala fitur yang
diusungnya, Firefox 4 secara
umum lebih ringan dari
Firefox 3.6. Mungkin Mozilla
telah membenahi alokasi
memori yang digunakan, karena selama ini Firefox
memang dikenal memiliki
beban memori berat.
Mungkin karena alasan inilah
umat di rubah api banyak
yang berpindah. Perang Browser Berlanjut Berdasar data Metro, IE saat
ini memiliki pangsa pasar
sekitar 60%, anjlok dari dua
tahun lalu yang sebesar 75%.
Firefox sendiri memiliki
market share sekitar 23% diikuti oleh Google Chrome
dengan 14,9%. Jika ditilik dari jumlah
download perdana, Firefox 4
sepertinya lebih unggul dari
IE 9. Jumlah downloadnya
yang mencapai 1 juta kali
dalam 3 jam pertama, jika terus stabil, mungkin dapat
mengalahkan IE 9 yang
didownload sekitar 2,4 juta
kali dalam 24 jam pertama.
Menarik kiranya melihat
bagaimana jalannya pertarungan ini.
m.detik.com/read/2011/03/23/175642/1599793/406/firefox-4-si-rubah-api-tampil-lebih-modis?nhl



Artikel Terkait: